makasih ya temen-temen,sudah mau berkunjung,,,,hehe oiya,,,skarang pindah alamat lho,,ke http://ceritasibayu.blogspot.com/

Pages

Selasa, 22 Februari 2011

Perjalanan sibayu

Kisah Awal Pemikiranku

Namaku Bayu, aku terlahir di desa,,lebih tepatnya di gunung ,mangkanya teman-teman dikota terkadang memangilku anak desa,,tapi tak mengapa aku cukup senang dengan sebutan itu,toh memang aku anak desa,,Bayu kata bayu yang berarti dewa angin,,,sama persis denganku ,,tapi aku bukanlah seorang dewa angin,,aku hanyalah pengagum berat angin bangkan aku sangat senang sekali jika ada yang memangilku anak angin,,hahaaha…

Disini bukan lah cerita ataupun sebuah novel,tapi disini hanyalah tempat dimana aku dapat menyalurkan segala perjalananku, pengalamanku juga segala gundah, sedih, juga bahagiaku,,karena kbetulan saat ini aku sudah mampu membeli sebuah laptop,,,

Ga tahu apa ini namanya perjalanan kusemakin lama semakin melelahkan saja,,aku baru menyadari ternyata yang namanya perjalanan hidup itu ga seindah yang kubayangkan ga pernah selalu mulus gtu,,,selalu saja banyak rintangan di dalamnya,,,,

Cerita ini merupakan flash back yang kumulai dari gw kecil, seinget w ,,w itu anak yang pintar pas di sd w selalu masuk kelas unggulan ,,,yah walaupun w ga bias dapet juara sich…tapi sebelummasuk kelas unggulan itu w selau juara ko,,,,

Hingga akhirnya w bisa masuk ke smp negeri favorit bagus,,,pada saat itu w belum mengerti apa itu yang namanya hidup,,kelas 1 nilai w pas-pasan,,bahkan bisa dibilang jelek,,nah ga tahu kenapa pas naik ke kelas 2 nilai w dan usaha belajar w meningkat,,,mungkin w dikelas pada waktu itu ada rasa kepada seseorang ,,,ya rupanya w sudah mempunyai rasa suka kepada seseorang namanya si “r”,,,

Singkat cerita,,,dengan berjalannya waktu rasa suka dan kagum semakin semakin dalam saja,,,tiba-tiba tak w sangka ternyata temen baik w juga ada rasa terhadap wanita idaman w,,dengan berat hati w harus belajar melupakan bayangan “r” didalam pikiran w,,dan w malah menjadi penyambung (mak comblang ) antara “a” dan “r”,,hems apes bgt dah,,misalnya w tetep nekat ngejar “r” w bakalan kehilangan temen baik,,,ya sudahlah w memilih persahabatan akhirnya,,setahun sudah lewat,,,kali ini w sudah masuk di kelas 3,,,dan tentu saja berpisah kelas dengan “r”,,terkadang w sering mencuru-curi perhatian untuk memandangi “r”,,tapi apa daya,,rasa berani ini tidak ada di dalam diriku,,,,setiap malam w selalu berdoa kepada Allah “ya Allah bila “r” itu bukan jodohku maka hilangkanlah perasaan akan dirinya yang ada di benakku ini,,tetapi jika dia jodoh ku maka pertemukanlah dan dekatkanlah aku dengannya supaya,,aku bisa tenang dalam menghadapi jalan hidup ini,,dan untuk menjaga dirinya,,”

Akhirnya selama bertahun-tahun kami berpisah,lantaran jalan takdirku yang tidak satu sekolahan dengan dia, dengan doa yang sama tetap kupanjatkan setiap malam menjelang tidur.hehe ko jadi cerita ga karuan gini ya,,

Mulai mengerti kerasnya hidup

Seiring berjalannya waktu,kini w sudah memasuki SMA,,,masuk ke SMA ternyata banyak juga rintangannya ga gampang brurr,,perbedaan prinsip antara w dan bokap membuat w nganggur selama satu bulan ,,,bokap menyuruh w untuk sekolah di jawa,,tapi w menolak lantaran kakek w sudah meninggal,,sebab satu-satunya orang yang perhatian ma w ya kakek w,,sedangkan nenek w orang nya otoriter ga cocok ma sifat w,,sebenarnya ambisi bokap w menyuruh w bersekolah di jawa supaya w lebih deket ma nenek w dan supaya w dibiayai penuh oleh nenek w tapi apa daya w ga suka ma sifat nenek w,,,jah kalau w certain lagi perjalanan w masa kecil bakalan ga selesai – selesai nih cerita,hehe

Singkat cerita w nganggur sebulan,,w sih sudah diterima di SMA favorit negeri di deket rumah tapi bokap w ternyata marah besar n pengen keinginannya menyekolahkan w di desa terkabul,,,kerjaan w dirumah aja,,,nangis didepan ibu w terus namanya juga masih bocah waktu itu,,sedangkan ibu w marah – marah terus ma bokap,,,Alhamdulillah akhirnya bokap w sadar n dia tahu bahwa yang namanya anak ga bisa dipaksakan,,,endingnya dia mencarikan w sebuah sekolahan,,,Alhamdulillah cing,,,w masih ada yang nerima,,,padahal seharusnya sekolah – sekolah sudah pada tutup..(bersambung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar