Rindu Akan Sahabat
Sahabat sebenarnya kau dimana,,,aku rindu pada masa-masa dulu, hai sahabat,,,
Tidakkah kau juga rindu,,,,aku pernah merasakan arti sebuah persahabatan,,,ketika di sd,smp,sma,,,bahkan pada saat aku dulu hidup dijalanan,,,yang jadi pertanyaan adalah kenapa aku sebagai penulis,mencurahkan hal seperti ini,,,,hal ini semata-mata sahabatku yang lama sudah menemukan jalannya masing-masing,,dan yang menjadi permasalahan utama disini adalah di masa ini aku tidak dapat atau belum mendapatkan sahabat.
Aku punya dua orang sahabat,,tapi sayangnya umur kami berbeda jauh sekali,,hal itu juga membuat perbedaan pandang tujuan yang berbeda,,,tapi kami sangat perhatian dan saling menyayangi antara satu sama lain (insya Allah),,,Berbedanya umur kami menurutku menyebabkan pola pikir yang berbeda ,,,sahabatku yang berumur 30 bertujuan mencari uang,,,bekerja dengan baik untuk dimasa mendatang,,,sedangkan sahabatku yang berumur 26 juga sibuk mengumpulkan uang,,dan sedikit bersenang-senang entah tujuannya apa,,,ujarnya karena sekarang dia sudah bisa menghasilkan banyak uang ia ingin menebus kekecewaan hidupnya dimasa lalunya,,,sedangkan aku yang berumur 20 sangat berbeda dengan mereka,,,aku lebih sering memikirkan tentang sebuah inovasi-inovasi baru yang harus ku kembangkan,,,hemz,,,entahlah…
Tapi sahabatku yang dua orang tersebut tidak aku permasalahkan,,,toh aku juga menyadari perbedaan umurlah yang menyebabkan semuanya berbeda,,dan aku sangat menghargai akan hal itu,,yang jadi permasalahan disini adalah teman sekelas yang mungkin umurnya sama dengan seumuranku,,,
Entah apanya yang salah aku tidak tahu,,,rata-rata teman sekelasku berteman dengan kelompoknya masing-masing,,atau dengan pacarnya berduaan (yang sudah punya pacar),,,yang sifatnya kerudung dengan kerudung,,yang sifatnya metropolis dengan metropolis,,ada juga yang sifatnya ga mau tahu sama sekali tentang perkembangan teman,,,perbedaan lagi,,,huh. Soalnya hal ini sangat terlihat sekali sebagaimana kegiatan yang entah itu positif atau tidak yang mereka lakukan,,misalnya contoh kecilnya disaat awal pelajaran masuk atau bahkan di saat awal ujian, mereka selalu memilihkan bangku (men-tag) kannya untuk temannya yang belum hadir,,,hahaha,,,haduh..haduh,,yang berkerudung untuk yang berkerudung,,yang metropolis untuk yang metropolis,,,yang bergaya happy untuk yang bergaya happy,,,sedangkan yang tidak dipilihkan harus menerima yang seadanya saja,,,hemzz,,,haduhh,,,memang derita loe,,,
Yang jadi permasalahan kenapa hal tersebut harus dilakukan,,,kenapa harus ada kata derita loe yang mungkin kata itu nilainya sangat kasar,,,bukankah semuanya kita teman,,,bukankah itu teman kita juga, kenapa harus ada enakan teman sama si ini teman sama si itu dll,,,,kenapa,,,
Aku ga ngerti apanya yang salah,,,mungkin kesalahannya juga berasal dari aku pribadi,,aku yang cenderung pendiam dalam bergaul dimata teman-temanku,,,padahal aku sebenarnya bukan pendiam,,aku hanya takut salah dalam bersikap,,. Teman asal kalian tahu,,sebenarnya aku sangat sayang sekali sama kalian semua,,aku ingin berbagi cerita dengan kalian semua baik dalam suka maupun duka,,aku ingin dapat mengembangkan kreasi-kreasi dan inovasi-inovasi baru bersama kalian semua,,dan aku juga ingin bercanda gurau dan menangis haru dengan kalian semua, karena hal ini sangatlah aku rindukan. Penulis mengharapkan dari segelinciran cerita ini kita dapat mengambil kesimpulan,,bahwasannya dalam bersahabat :
Seharusnya tidak saling membedakan antara teman satu dengan teman yang lain
Saling menghargai dan saling mengerti antar teman
Saling nasihat-menasihati antara teman dalam hal kebaikan
Menyapa terlebih dahulu lebih indah daripada tidak sama sekali
Tidak mementingkan pribadi, kelompok atau golongan
Janganlah saling menyalahkan satu sama lain
Dan timbulkanlah kesadaran diri dari hati bahwasannya bersahabat itu indah bila bisa memaknainya.
Karena persahabatan adalah bagian terpenting dalam kehidupan manusia. Fitrah manusia yang memerlukan komunitas mengharuskan kita bersosialisasi, terkadang keberadaan sahabat menjadi lebih penting dari sekedar kenalan.
Tiada mutiara sebening cinta..
Tiada sutra sehalus kasih sayang..
Tiada embun sesuci ketulusan hati..
Dan tiada hubungan seindah persahabatan..
Sahabat bukan
MATEMATIKA yang dapat dihitung nilainya..
EKONOMI yang mengharapkan materi..
PPKN yang dituntut oleh undang-undang..
Tetapi
Sahabat adalah SEJARAH yang dapat dikenang sepanjang masa..
Ketika kita berharap atau mengingin kan sesuatu dari orang yang kita kenal....maka tanyakan dulu kepada diri kita, apakah kita sudah memberikan sesuatu yang teman kita harapkan untuk diri kita?
BalasHapusketika kita ingin disapa, apakah kita sudah berusaha untuk menyapa orang lain?
ketika kita ingin orang lain ramah terhadap diri kita, apakah kita sudah ramah terhadap orang lain?
ketika kita ingin di sayangi oleh teman2 kita, apakah kita sudah berusaha untuk menyayangi merekan?
ketika kita menginginkan ada orang yang care dengan kita, apakah kitaudah menjadi orang yang care dengan yang lain?
Sahabatku, ketika kita mengharapkan sesuatu dari orang lain maka tanyakan dulu ke dalam diri kita...
ada haditsnya:
Khaorinnas 'anfauhum linnas
"sebaik-baik kalian adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain"
berusahalah untuk selalu memberi dan bukan banyak berharap pada manusia.
"Berharap pada Allah saja"
Wallahu'alam bishowab